Prodi HKI UIN Madura Salurkan Alat Penanda Waktu Salat Harian Tahap Ke-3 kepada Dua Masjid di Pamekasan
- Diposting Oleh Admin Web HKI
- Kamis, 7 Mei 2026
- Dilihat 64 Kali
Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Madura kembali melaksanakan penyaluran Alat Penanda Waktu Salat Harian Tahap ke-3 pada Ahad, 03 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian dan kepedulian sosial Prodi HKI UIN Madura dalam mendukung ketepatan waktu ibadah di masjid-masjid wilayah Kabupaten Pamekasan.
Pada tahap ketiga ini, bantuan disalurkan kepada dua masjid, yakni Masjid Nurul Huda Waru dan Masjid Al-Mubarok Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Penyerahan alat di Masjid Nurul Huda Waru diterima langsung oleh Ketua Takmir Masjid, Bahriadi, didampingi Amir Husen serta Penyuluh KUA Waru, Abd. Kholiq Akbar dan Ach. Suyitno. Sementara itu, penyerahan di Masjid Al-Mubarok Desa Batu Kerbuy diterima oleh perwakilan takmir, Johan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kaprodi HKI UIN Madura, Hosen, M.HI., didampingi Ketua HMPS HKI Elliyu Sururin dan Wakil Ketua HMPS HKI Shafwal Fuadi. Turut hadir pula pengurus HMPS HKI lainnya, yakni Dimas Endriyansyah dan Naufal Firdausi. Alat penanda waktu salat harian tersebut merupakan perangkat digital yang terhubung dengan amplifier masjid untuk menyalurkan suara ke loudspeaker. Sistemnya bekerja secara otomatis dengan memutar murattal Al-Qur’an menjelang masuk waktu salat, kemudian dilanjutkan dengan suara tarhim sebelum kumandang adzan.
Kehadiran alat ini diharapkan mampu membantu para takmir masjid, khususnya petugas adzan, sehingga tidak lagi harus menyalakan murattal dan tarhim secara manual. Selain memberikan kemudahan teknis, alat ini juga memiliki fungsi penting dalam menjaga ketepatan waktu adzan agar benar-benar sesuai dengan jadwal resmi waktu salat yang diterbitkan oleh BHR Kabupaten Pamekasan. Dengan demikian, penggunaan alat ini dapat meminimalisasi kemungkinan terjadinya kumandang adzan sebelum masuk waktu salat.
Dalam sambutannya, Kaprodi HKI UIN Madura menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata kampus kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung syiar Islam dan peningkatan kualitas pelayanan ibadah di masjid. “Program ini lahir dari semangat kolaborasi dan kepedulian bersama. Dana pengadaan alat berasal dari donatur yang dihimpun oleh Prodi HKI UIN Madura. Kami berharap alat ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu para takmir masjid dalam menjaga ketepatan waktu salat,” ujarnya. Pihak takmir masjid juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai alat tersebut sangat membantu operasional masjid sekaligus mendukung pelaksanaan ibadah yang lebih tertib dan tepat waktu.
Melalui program penyaluran tahap ketiga ini, Prodi HKI UIN Madura berharap dapat terus memperluas manfaat pengabdian kepada masyarakat serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun pelayanan keagamaan yang lebih baik.